Jenggot Manis

Rabu, 20 Juli 2011

Nazaruddin: Ada Deal antara Anas dengan Pimpinan KPK ( Info Terkini )

Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhamad Nazzaruddin terus bernyanyi. Kali ini Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)menjadi sasaran tembak Nazaruddin.

Dalan wawancara melalui telepon kepada MetroTV, Selasa (19/7), Nazaruddin menyatakan, KPK tidak akan berani menuntaskan kasus Wisma Atlet yang melibatkan dirinya terkait aliran dana yang diterima petinggi Partai Demokrat.

Alasannya, menurut Nazaruddin, sudah ada kesepakatan khusus antara Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum dengan Wakil Ketua KPK Chandra Marta Hamzah terkait dengan pimpinan KPK di masa mendatang.

Menurut Nazaruddin, dijanjikan Chandra Hamzah dan mantan Direktur Penyidikan KPK Ade Raharja akan masuk kembali pada kepengurusan lembaga anti-korupsi itu di masa mendatang. Namun, KPK diminta tidak memproses kasus yang melibatkan Anas Urbaningrum, Mirwan Amir dan Angelina Sondakh. Mirwan dan Angelina adalah politisi Partai Demokrat yang kini ada di DPR.

Nazaruddin menyatakan Anas Urbaningrum telah melakukan pertemuan dengan Ade Raharja di suatu tempat. Menurut Nazaruddin, terjadi kesepakatan agar KPK tidak memanggil Anas, Mirwan Amir dan Angelina Sondakh. Kasusnya hanya akan berhenti sampai Nazaruddin.

http://www.youtube.com/watch?v=uQqjZ0qpRUQ

Label:

Sejarah Ukir Jepara.

   
Lukisan permaisuri yang tanpa busana itu dapat diselesaikan oleh Prabangkara dengan sempurna dan tentu saja hal ini membuat Raja Brawijaya menjadi curiga karena pada bagian tubuh tertentu dan rahasia terdapat tanda alami/khusus yang terdapat pula pada lukisan serta tempatnya/posisi dan bentuknya persis. Dengan suatu tipu muslihat, Prabangkara dengan segala peralatannya dibuang dengan cara diikat pada sebuah laying-layang yang setelah sampai di angkasa diputus talinya.

Dalam keadaan melayang-layang inilah pahat Prabangkara jatuh di suatu desa yang dikenal dengan nama Belakang Gunung di dekat kota Jepara.

Di desa kecil sebelah utara kota Jepara tersebut sampai sekarang memang banyak terdapat pengrajin ukir yang berkualitas tinggi. Namun asal mula adanya ukiran disini apakah memang betul disebabkan karena jatuhnya pahat Prabangkara, belum ada data sejarah yang mendukungnya.

menurut Sejarah

Pada masa pemerintahan Ratu Kalinyamat, terdapat seorang patih bernama Sungging Badarduwung yang berasal dari Campa (Kamboja) ternyata seorang ahli memahat pula. Sampai kini hasil karya Patih tersebut masih bisa dilihat di komplek Masjid Kuno dan Makam Ratu Kalinyamat yang dibangun pada abad XVI.

Keruntuhan Kerajaan Majapahit telah menyebabkan tersebarnya para ahli dan seniman hindu ke berbagai wilayah paruh pertama abad XVI. Di dalam pengembangannya, seniman-seniman tersebut tetap mengembangkan keahliannya dengan menyesuaikan identitas di daerah baru tersebut sehingga timbulah macam-macam motif kedaerahan seperti : Motif Majapahit, Bali, Mataram, Pajajaran, dan Jepara yang berkembang di Jepara hingga kini. Itulah sekilas tentang sejarah ukir jepara.

Label: ,

Ambon Manise : Kecantikan di Sisi Timur

Menyebut ungkapan Ambon Manise sejatinya tepat bila diasosiasikan dengan wanita dan pria suku Ambon yang berparas cantik dan rupawan. Jajaran kaum selebriti nasional banyak dihiasi oleh wajah-wajah eksotis asal Kota Ambon di tanah Maluku ini. Sebutan itu bukan tanpa alasan, dan yang pasti adalah karena alamnya yang subur, berlimpah kekayaan di setiap dalamnya akar yang menancap, tingginya dahan dan ranting yang menjalar, termahsyur hingga sisi daratan dan lautan di tanah Asia, Arab, Afrika, dan Eropa. Belum lagi corak warna dan bentuk biota lautnya yang tak berbanding, nampak dari tepian perahu kayu, atau saat ada di kedalaman palungnya yang curam. Ambon, Maluku adalah bagian dari serambi pintu wisata timur Indonesia.

Baca selengkapnya ยป

Label: ,